Sumbawa Barat – Jelang sepekan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dipastikan hanya menjadi tuan rumah dua cabang olahraga, yakni Hapkido dan Panahan, setelah venue cabang olahraga Kick Boxing resmi dipindahkan ke Kota Mataram.
Sebelumnya, KSB telah ditetapkan sebagai tuan rumah tiga cabang olahraga, yakni kick boxing, hapkido, dan panahan. Bahkan berbagai persiapan penyelenggaraan telah dilakukan oleh KONI KSB bersama pengurus cabang olahraga terkait.
Sekretaris KONI Kabupaten Sumbawa Barat, Mars Anugerainsyah, S.Hut., M.Si., sebelumnya menyampaikan bahwa seluruh tahapan persiapan untuk ketiga cabang olahraga telah berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah seluruh proses persiapan sudah kami laksanakan. Pekan lalu juga telah digelar rapat koordinasi bersama KONI Provinsi NTB serta pengurus tiga cabang olahraga tingkat provinsi dan kabupaten untuk memastikan seluruh kesiapan, terutama venue dan kebutuhan teknis lainnya,” ujar Mars sebelumnya.
Ia menjelaskan, persiapan tidak hanya difokuskan pada venue pertandingan, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan penunjang, termasuk anggaran, pengadaan, dan peminjaman peralatan pertandingan.
“Informasi terakhir, masing-masing cabang olahraga sedang mempersiapkan pengadaan maupun peminjaman peralatan pertandingan, termasuk ring dan perlengkapan lainnya. Insya Allah seluruh kebutuhan akan siap sebelum pertandingan dimulai,” kata Mars.
Namun, dinamika terjadi menjelang pelaksanaan Porprov. Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia (KBI) NTB mengajukan usulan pemindahan venue kick boxing melalui surat Nomor 103/KBI-NTB/VII/2026 tertanggal 6 Juli 2026 kepada KONI Provinsi NTB.
Dalam surat tersebut, KBI NTB mengemukakan sejumlah pertimbangan, di antaranya keterbatasan tenaga dokter spesialis ortopedi, jantung, dan penyakit dalam, potensi gangguan keamanan karena pertandingan direncanakan berlangsung di ruang terbuka, keterbatasan sistem pengamanan, serta akses evakuasi menuju rumah sakit rujukan yang dinilai lebih memadai di Kota Mataram.
Usulan tersebut kemudian disetujui KONI NTB. Wakil Ketua VII KONI NTB, H. Suhaimi, menyampaikan bahwa keputusan diambil setelah mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan atlet, kesiapan fasilitas kesehatan, serta rekomendasi dari Pengprov KBI NTB.
Dengan keputusan tersebut, cabang olahraga kick boxing dipastikan tidak lagi digelar di Kabupaten Sumbawa Barat.
Meski kehilangan satu cabang olahraga, KONI KSB memastikan kesiapan sebagai tuan rumah untuk dua cabang olahraga yang tersisa, yakni Hapkido dan Panahan. Kedua cabang tersebut dijadwalkan tetap berlangsung sesuai agenda Porprov NTB XII Tahun 2026.
KONI KSB berharap pelaksanaan Hapkido dan Panahan dapat berjalan sukses, sekaligus memberikan prestasi bagi atlet tuan rumah serta dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah selama penyelenggaraan Porprov berlangsung.(C1)

Komentar