oleh

Publik KSB Kecewa, Pemindahan Venue Kick Boxing Porprov NTB ke Mataram Dinilai Rugikan Daerah

Sumbawa Barat – Keputusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat memindahkan venue cabang olahraga kick boxing pada Porprov NTB XII Tahun 2026 dari Kabupaten Sumbawa Barat ke Kota Mataram menuai kekecewaan dari masyarakat Sumbawa Barat.

Salah seorang penggemar kick boxing di Kabupaten Sumbawa Barat, Aat Ardiansyah, mengaku sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Menurutnya, masyarakat telah menantikan kesempatan menjadi tuan rumah sekaligus menyaksikan secara langsung pertandingan kick boxing tingkat provinsi yang untuk pertama kalinya dijadwalkan digelar di Sumbawa Barat.

“Kami sangat kecewa. Padahal masyarakat sudah siap meramaikan dan memberikan dukungan kepada para atlet. Ini merupakan kesempatan pertama bagi Sumbawa Barat menjadi tuan rumah cabang olahraga kick boxing pada Porprov, sehingga antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ujarnya.

Kekecewaan juga dirasakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). M. Akbar, salah seorang pedagang, mengaku telah mempersiapkan stok dagangan untuk memanfaatkan meningkatnya jumlah pengunjung selama pertandingan berlangsung.

“Saya sudah menyiapkan dagangan karena berharap banyak penonton datang. Dengan dipindahkannya venue, tentu kami merasa dirugikan karena peluang mendapatkan tambahan penghasilan ikut hilang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Kick Boxing Indonesia (KBI) Kabupaten Sumbawa Barat, Santri Yusmulyadi, S.T., menyatakan bahwa daerahnya pada dasarnya telah siap menjadi tuan rumah. Menurutnya, berbagai persiapan telah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari kesiapan panitia, logistik pertandingan, hingga pemenuhan berbagai persyaratan teknis yang diminta penyelenggara.

“Persiapan kami sebenarnya sudah sangat siap. Logistik pertandingan dan hampir seluruh persyaratan yang diminta telah kami penuhi. Kami tentu menghormati keputusan KONI NTB, namun di sisi lain kami juga menyayangkan karena Kabupaten Sumbawa Barat telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan cabang olahraga ini,” ujar Santri.

LIHAT JUGA :  Luar Biasa ! Hempaskan PS Mataram, PSKT Sumbawa Barat Melaju ke Final Piala Suratin U-17 NTB

Sebelumnya, Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia (KBI) NTB mengusulkan pemindahan venue melalui surat bernomor 103/KBI-NTB/VII/2026 tertanggal 6 Juli 2026. Dalam surat tersebut disebutkan sejumlah alasan, di antaranya keterbatasan tenaga dokter spesialis ortopedi, jantung, dan penyakit dalam, potensi gangguan keamanan karena pertandingan direncanakan berlangsung di ruang terbuka, serta pertimbangan akses evakuasi menuju rumah sakit rujukan.

Usulan tersebut kemudian disetujui KONI NTB. Wakil Ketua VII KONI NTB, H. Suhaimi, menyampaikan bahwa keputusan diambil setelah mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan atlet, kesiapan fasilitas kesehatan, serta rekomendasi dari Pengprov KBI NTB.

Dengan keputusan tersebut, pertandingan cabang olahraga kick boxing Porprov NTB XII Tahun 2026 dipastikan dipindahkan ke Kota Mataram. Meski demikian, masyarakat Sumbawa Barat berharap ke depan daerah mereka tetap diberikan kepercayaan menjadi tuan rumah cabang olahraga pada ajang-ajang olahraga tingkat provinsi maupun nasional sehingga manfaat ekonomi dan semangat pembinaan olahraga dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.(C1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *